Pada tahun 2016 yang lalu SMKN 3 Jombang kembali berpartisipasi dalam kegiatan Lomba Astra Untuk Indonesia Cerdas Kategori Lomba Inovasi SMK Bisa!. Dan Alhamdulillah, kali ini saya diberi kesempatan untuk mengikuti lomba ini. Kategori lomba Inovasi SMK Bisa ini diperuntukkan bagi siswa SMK yang memiliki inovasi dalam menyelesaikan berbagai permasalahan pembelajaran yang ada di lingkungan sekolah.

Bersama dengan peserta SMKN 7 Semarang.
Bersama dengan peserta SMKN 7 Semarang.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, lomba Astra Untuk Indonesia Cerdas  ini ditujukan untuk  SMK binaan Astra Group, seperti Astra Honda Motor, United Tractor, Yayasan Agro Lestari, Astra Auto 2000 dst. Sedangkan untuk kategori Lomba Inovasi SMK BISA, baru terselenggara pada tahun 2016 yang lalu.

Lomba Inovasi SMK Bisa dilaksanakan secara kelompok/tim yang terdiri atas 2 orang siswa dengan 1 guru pembimbing. Tim dari SMKN 3 Jombang yaitu, teman saya, Imron Noor Fawzie dan saya sendiri serta Bu Amiroh sebagai guru pembimbing.

Foto di dalam Aula setelah acara selesai.
Foto di dalam Aula setelah acara selesai.

Tema yang tim saya angkat kemarin adalah membuat aplikasi pembelajaran berbasis cross-platform (nggak jauh beda dengan bidang yang saya ambil di sekolah 😀 ), yang artinya aplikasi ini bisa dijalankan di berbagai macam jenis perangkat gadget dan berbagai macam jenis system operasi. Aplikasi ini kami beri nama JARDAS, yang mana merupakan singkatan dari mata pelajaran Jaringan Dasar yang dibahas dalam aplikasi ini. Dalam proses pembuatan aplikasi ini, Imron bertugas sebagai content developer (pengisi konten) dan membuat karya tulis ilmiah, dan saya bertugas sebagai app developer (pembuat aplikasinya).


Di atas adalah video trailer aplikasi.

Aplikasi ini, sebenarnya kami kembangkan dalam rangka untuk mengurangi penggunaan kertas di sekolah yang amat banyak. Seperti yang telah diketahui, jumlah pengguna gadget disekolah kami sangat banyak. Hampir 90% guru dan siswa memilikinya dan hanya biasa digunakan untuk mengakses media sosial, berkomunikasi, atau bermain game. Hal ini membuat kami untuk mencari suatu solusi agar nantinya dalam proses belajar mengajar di kelas maupun di luar sekolah menjadi lebih efektif dan bisa mengimplementasikan program Adiwiyata di sekolah kami. Untuk lebih jelasnya, simak video di bawah ini.


Di atas adalah video penerapan dan testimoni apliaksi di sekolah saya.

Coba dan download aplikasinya di:

Android : http://bit.ly/2ivSGhP

Windows (PC) : http://bit.ly/2j2ANU8

Nah, dari beberapa sekolah yang berada di berbagai daerah di Indonesia, Alhamdulillah.. SMKN 3 Jombang berhasil masuk menjadi finalis dalam 10 karya terbaik setelah melalui 2 tahap seleksi karya, yaitu seleksi yang dilakukan oleh pihak perusahaan binaan yaitu United Tractor dan seleksi oleh pihak juri yang telah dipilih oleh Astra.

Kelompok yang telah terpilih selanjutnya berkesempatan untuk mempresentasikan karya inovasinya di depan dewan juri pada tanggal 27 s.d 30 November 2016 di Gedung Head Office Astra International Tbk. di kawasan Sunter Jakarta Utara. Namun, sangat disayangkan, teman saya, Imron tidak dapat ikut presentasi karena pihak panitia hanya memberikan biaya akomodasi untuk 1 orang siswa dan 1 orang guru pembimbing. Jadi terpaksa sendirian deh presentasinya… 😀

Saat saya mempresentasikan karya inovasi.
Saat saya mempresentasikan karya inovasi.

Pada tahap presentasi karya ini, peserta menampilkan karya yang telah dibuat dan memutarkan video pembuatan dan penerapan karya di lingkungan sekolahnya. Sedangkan materi presentasi disampaikan menggunakan media PPT secara ringkas dan jelas dengan jumlah slide tidak lebih dari 20 slide.

Presentasi karya dari SMK binaan Astra
Presentasi karya dari SMK binaan Astra

Selanjutnya, dari tahap final tersebut, akan dipilih lagi 5 karya terbaik yang masing-masing akan mendapatkan hadiah berupa uang tunai sebesar Rp. 5 juta. Sedangkan untuk pemenang utama akan mendapatkan hadiah tambahan uang sebesar Rp. 10 juta.

Pemenang Utama kategori Lomba Inovasi SMK BISA 2016, diraih oleh SMKN 1 Tuban, sekolah binaan Astra Auto 2000 dengan judul karya “Pemanfaatan Limbah Siwalan untuk Penyerap Emisi”. Sedangkan SMKN 3 Jombang dengan karya “Pengembangan Aplikasi Pembelajaran Berbasis Multi-Platform untuk Mengurangi Limbah Kertas di SMKN 3 Jombang” menjadi runner up beserta ke-4 karya dari sekolah lainnya (simak video di bawah ini).


Video pengumuman

Meskipun tim saya belum bisa menjadi pemenang utama pada lomba ini, namun kami sangat bersyukur kepada Tuhan YME, yang telah membantu, menuntun, dan menguatkan kami dalam proses pembuatan aplikasi ini hingga pada akhirnya menjadi lima besar.

Kami juga sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kami dalam lomba ini, termasuk orang tua kami, guru pembimbing kami, dan teman-teman kami yang ikut berpartisipasi di dalamnya.

Hal yang kami harapkan sesungguhnya bukanlah hadiahnya, akan tetapi pengalaman yang bisa kita dapatkan. Dan hal yang paling penting bagi kami adalah kami sangat berharap, semoga aplikasi ini dapat dikembangkan lebih lanjut, sehingga inshaallah dapat mengatasi permasalahan yang telah dibahas sebelumnya.

Amiin.. 🙂

Advertisements